Bonang
Bonang hampir sama dengan Gamelan,
hanya saja jika gamelan terbuat dari besi yang berbentuk lempengan atau pipih,
sedangkan bonang mirip dengan pot atau cerek. Biasanya Bonang juga digunakan
untuk dimainkan berpadu dengan gamelan. Yang uniknya adalah setiap pot atau
ceret dari Bonang ini memiliki poros yang cembung di bagian tengahnya sebagai
pusat untuk dipukul. Hampir mirip dengan gong-gong kecil yang disusun secara
datar di atas sebuah kotak kayu seperti Gamelan. Nah, Bonang ini juga termasuk
alat musik tradisional Jawa Timur yang dikenal sangat populer dari tingkat
pedesaan dan juga perkotaan di Jawa Timur.
|
No
|
Apresiasi
|
Hasil apresiasi
|
|
1
|
Cirri khas
|
gamelan
terbuat dari besi yang berbentuk lempengan atau pipih, sedangkan bonang mirip
dengan pot atau cerek. . Yang
uniknya adalah setiap pot atau ceret dari Bonang ini memiliki poros yang
cembung di bagian tengahnya sebagai pusat untuk dipukul
|
|
2
|
Fungsi estetika
|
Bonang ini memiliki poros yang
cembung di bagian tengahnya sebagai pusat untuk dipukul. Hampir mirip dengan
gong-gong kecil yang disusun secara datar di atas sebuah kotak kayu seperti
Gamelan.
|
|
3
|
Fungsi dalam masyarakat
|
Untuk mengiringai lagu jawa,dan
tarian jawa.
|
|
4
|
Tokoh tokohnya
|
|
|
5
|
Instrument
|
|
3. Terompet Reog
Terompet reog ini dikenal berasal dari
daerah Ponorogo Jawa Timur. Seperti namanya, terompet Reog adalah sebuah alat
musik tradisional Jawa Timur yang dimainkan dengan cara ditiup yang digunakan
untuk mengiringi kesenian reog di Jawa Timur. Kesenian reog sendiri merupakan
orkes tradisional yang biasanya dimainkan oleh 20 – 30 orang. Reog sendiri
dikenal sebagai kesenian tradisional Indonesia yang masih kental di masyarakat
Ponorogo khususnya karena masih sangat berbau mistik dan ilmu-ilmu kebatinan.
Di zaman modern ini, Reog biasanya
dimainkan dalam rangka merayakan suatu acara seperti pesta khitanan, pesta
pernikahan, dan juga pada saat merayakan hari-hari besar nasional. Dan
sebenarnya kesenian reog ini merupakan wujud dari suatu keyakinan dan
kepercayaan peninggalan leluhur yang dilestarikan secara turun temurun oleh
masyarakat Ponorogo.
|
No
|
Apresiasi
|
Hasil apresiasi
|
|
1
|
Cirri khas
|
terompet Reog adalah sebuah alat musik
tradisional Jawa Timur yang dimainkan dengan cara ditiup yang digunakan untuk
mengiringi kesenian reog di Jawa Timur
|
|
2
|
Fungsi estetika
|
|
|
3
|
Fungsi dalam masyarakat
|
|
|
4
|
Tokoh tokohnya
|
|
|
5
|
Instrument
|
|
MUSIK TRADISIONAL JAWA TENGAH
Gamelan Jawa terbagi menjadi dua laras atau tuning yang berbeda yakni laras Slendro dan laras Pelog. Laras adalah susunan nada-nada dalam satu gembyangan (oktaf) yang sudah tertentu tinggi rendah dan tata intervalnya. Laras Slendro terdiri dari 5 nada, sedangkan Laras Pelog dibagi menjadi 7 deret nada. Gamelan disajikan sebagai iringan wayang atau sebagai sajian karawitan bebas atau klenengan atau konser gamelan. Para penabuh gamelan disebut Niyogo, beberapa penyanyi wanita yang disebut Pesinden dan beberapa penyanyi pria yang disebut Wira Swara juga merupakan bagian dari suatu sajian gamelan untuk mengiiringi wayang atau klenengan.Dalam sajian karawitan tradisi, ricikan kendang berfungsi sebagai pengatur atau pengendali (pamurba) irama lagu/gending. Cepat lambatnya perjalanan dan perubahan ritme gending-gending tergantung pada pemain kendang yang disebut pengendang.
Dalam tata iringan pakeliran gaya Jawatimuran peranan ricikan gender lanang atau gender penerus sangat penting, karena berfungsi sebagai penuntun atau membimbing laras atau tuning dalang dalam membawakan sulukan dan melakukan buka atau introduksi pada sajian gadhingan yang dikehendaki oleh dalang melalui sasmita tertentu, biasanya dengan dhodhogan mbanyu tumetes.
|
|
|
|
Rebab
|
No comments:
Post a Comment